Sengsara : refleksi Sengsara Kristus

Sengsara

Oleh : Scott Hahn
Yesaya 50:4-7
Mazmur 22:8-9, 17-20, 23-24
Filipi 2:6-11
Lukas 22:14-23:56

“…apa yang tertulis tentang Aku sedang digenapi,” kata Yesus dalam Injil hari ini (lihat Lukas 22:37).

Kita telah mencapai klimaks dari tahun liturgi, puncak tertinggi dari sejarah keselamatan, dimana semua yang telah dijanjikan akan digenapi.

Saat Bacaan Injil yang panjang hari ini berakhir, pekerjaan penebusan kita akan terselesaikan, perjanjian yang baru akan ditulis dalam darah dari TubuhNya yang hancur yang tergantung di kayu salib di tempat yang disebut Tengkorak.

Dalam SengsaraNya, Yesus “terhitung di antara pemberontak-pemberontak,” seperti yang dinubuatkan oleh Yesaya (lihat Yesaya 53:12). Ia ditampilkan secara definitif sebagai Hamba yang Menderita yang disebutkan oleh nabi, Mesias yang telah lama ditunggu yang perkataan ketaatan dan imannya dibacakan dalam Bacaan Pertama dan Mazmur hari ini.

Celaan dan siksa yang kita dengar dalam dua bacaan ini menjelaskan Injil tentang Yesus yang dihajar dan diejek (lihat Lukas 22:63-65;23:10-11,16), tangan dan kakiNya dipaku (lihat Lukas 23:33), musuh-musuhNya mengundi pakaianNya (lihat Lukas 23:34), dan tiga kali mereka menantang Ia untuk membuktikan keilahianNya dengan menyelamatkan diriNya dari penderitaan (lihat Lukas 23:35,37,39).

Ia tetap teguh kepada kehendak Allah hingga akhir, tidak memalingkan diri dari pencobaanNya. Ia memberikan diriNya sendiri secara sukarela kepada para penyiksaNya, percaya bahwa “…Tuhan ALLAH menolong aku, … aku tidak akan mendapat malu.”

Dilahirkan dalam dosa dan kematian akibat ketidakpatuhan Adam, kita telah dibebaskan menuju kekudusan dan hidup oleh ketaatan sempurna Kristus pada kehendak Bapa (lihat Roma 5:12-14,17-19;Efesus 2:2;5:6).

Karena itulah Tuhan memuliakanNya. Karena itulah kita memiliki keselamatan dalam NamaNya. Mengikuti contohNya akan ketaatan dengan rendah hati dalam pencobaan dan salib hidup kita, kita mengetahui bahwa kita tidak akan diabaikan, bahwa suatu hari kita juga akan ada bersama-sama dengan Dia di Firdaus (lihat Lukas 23:42).

Sumber : http://www.salvationhistory.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: